Selasa, 29 Oktober 2013

Liburan Paling Mengesankan

          Liburan paling menyenangkan bagiku adalah pada saat touring ke air terjun madakaripura,kenapa paling menarik?? karena pemandangannya sangat indah tidak hanya itu jalan menuju air terjunnya pun membutuhkan kerja keras yang sangat ekstra karena melewati medan yang sangat ekstrem,jika tidak berani dengan ketinggian tidak saya sarankan untuk kesana karena harus melewati batu batu terjal yang sangat tinggi dan licin,tetapi semua itu terbayarkan oleh keadaan alam dan rupa air terjun yang sangat mengoyak hati.Suhu di tempat ini sangatlah dingin.Oh iya saya hampir lupa lokasi Air terjun Madakaripura ini berada di perbatasan Probolinggo,dan membutuhkan waktu sekitar 2 jam lebih untuk sampai kesana dari malang.Sekian itu adalah liburan yang paling mengesankan bagi saya,semoga masih ada Liburan2 yang mengesankan lagi.



PENGETAHUAN UMUM

Anda sedang bosan di sekolah, atau bosan dengan rutinitas yang menjemukan? Kebosanan adalah keadaan alami yang pernah dialami setiap orang. Rasa bosan biasanya bersifat sementara, namun apabila dibiarkan berlarut-larut dapat mengakibatkan sejumlah masalah serius.

Dalam keadaan bosan dan jenuh kita sulit bergembira, sulit berkonsentrasi, minim antusiasme, singkatnya tidak energik. Itu sebabnya rasa bosan harus segera diatasi sebelum berlarut-larut menjadi jenuh.

Pada taraf terburuk, kebosanan dapat membahayakan hidup, misalnya membuat orang mencoba tindakan meninggalkan aktivitasnya atau mengabaikan tanggungjawab pribadi, misalnya drop out dari sekolah, 
Berikut ini beberapa aktivitas yang dapat Anda lakukan untuk mengusir kebosanan atau kejenuhan. Hal ini tidak hanya sekedar mengusir kebosanan Anda, namun juga memberi Anda manfaat yang selanjutnya membangun potensi dan kebahagiaan Anda.

Bangun kebiasaan membaca

Membaca merupakan kebiasaan yang baik dan ini dapat mengusir kebosanaan. Masih ingat kan dengan ungkapan “buku adalah jendela dunia?” Sekarang, disamping buku -  jendela dunia itu semakin terbuka lebar di era digital ini. Kita dapat memperoleh ragam informasi dari rimba internet. Lalu, bagaimana jika Anda orang yang agak apatis membaca? Ah, sepertinya itu bisa diatasi. Anda hanya perlu mengingat minat Anda, lalu cari informasi tentang bidang apa yang Anda minati. Membaca menjadi satu-satunya cara memperluas wilayah privasi Anda yang tidak dapat diinvasi oleh siapa pun.


Pikullah tanggungjawab Anda

Hidup tidak selalu melakukan hal yang tepat, kita pernah melakukan kesalahan. Bila Anda berkecil hati karena merasa gagal – jangan menyerah, lakukan lebih baik! Jika Anda merasa kecil hati karena kurang dihargai atas upaya Anda, ingatlah bahwa ada hari esok. Anda punya pilihan meneruskan atau mencoba yang lain.

Senin, 28 Oktober 2013

Hobi

Hobi ku adalah bermain bulutangkis,setiap hari minggu pagi aku selalu pergi ke rumah nenek untuk bermain bulutangkis tetapi tidak terlalu sering hanya sesempatnya saja,saya bersama 3 teman saya bermain di lapangan di dalam kampus UB {Universitas Brawijaya} karena tempatnya yang dekat dengan rumah nenek saya.Selain bermain bulutangkis aku juga hobi bermain game,karena aku sejak SD sudah dikenalkan game oleh temanku,pada waktu itu Play Station 2 yang paling laris karena itu aku juga ikut2an bermain.Berbeda dengan sekarang karena sekarang teknologi sudah canggih jadi pasti ada banyak game baru yang lebih modern seperti PES 2013 dan FIFA 14 yang sering dimainkan oleh orang jaman sekarang termasuk murid XI TKJ - B.

Memori



Secara garis besar, memori dapat dibagi menjadi 3 bagian utama, yaitu :
  1. First Level (L1) Cache
    Memori yang bernama L1 Cache ini adalah memori yang terletak paling dekat dengan processor (lebih spesifik lagi: dekat dengan blok CU [control unit]). Penempatan Cache di processor dikembangkan sejak PC i486. Memori di tingkat ini memiliki kapasitas yang paling kecil (hanya 16 Kb), tetapi memiliki kecepatan akses dalam hitungan nanodetik (sepersemilyar detik). Data yang berada di memori ini adalah data yang paling penting dan paling sering diakses. Processor AMD Athlon memiliki cache L1                                                                     sebesar 128 Kb.
  2. Second Level (L2) Cache
    Memori L2 Cache ini terletak di motherboard (Lebih spesifik lagi : modul COAST : Cache On A Stick. Bentuk khusus dari L2 yang mirip seperti memori module yang dapat diganti-ganti tergantung motherboardnya), penempatan L2 Cache ini banyak digunakan pada motherboard 486 atau Pentium klasik. Akan tetapi ada juga yang terintegrasi langsung dengan motherboard, atau ada juga yang terintegrasi dengan processor module. Kapasitas L2 lebih besar dari L1 cache, ukurannya berkisar antara 128 Kb – 2 Mb. Namun L2 cache memiliki kecepatan akses yang lebih lambat dibandingkan dengan L1 cache.
  3. Memori Module
    Memori yang biasa terlihat dipasang pada motherboard adalah memori modul tersebut. Memori module ini memiliki kapasitas yang berkisar antara 4Mb – 512 Mb. Kecepatan aksesnya juga berbeda, ada yang berkecepatan 80 ns, 60 ns, 66 MHz (15ns), 100 MHz (10ns), 133 MHz (7,5 ns) dan saat ini telah dikembangkan 200 dan 400 MHz.

     
    Memori module ini terbagi atas 2 bagian, yaitu :
    1. SIMM (Single In-Line Memory Module)
      Single pada SIMM ini dimaksudkan dalam penomoran pin. Pada penampakan fisiknya, pin dan pin yang berada tepat dibaliknya memiliki nomor yang sama.
      SIMM dapat dikelompokkan berdasarkan jumlah pin, yaitu :
  • 30 pins
    • Pertama kali dibuat dalam modul 8 FPM (Fast Page Mode), yang memiliki kecepatan 80 ns
    • Maksimal bandwidth (lebar jalur data) : 176 Mb/sec
  • 72 pins
    • FPM yang berkecepatan 70 ns
    • EDO (Extended Data
      Output) yang berkecepatan 60 ns, maksimal bandwidth 264 Mb/sec
  1. DIMM (Dual In-Line Memori Module)
    Dual berarti kedua sisi dari penampakan fisik ini menunjukkan bahwa dua buah sisi menjalankan sekuens proses masing-masing, namun masih mendukung satu proses utama yang sama.
    Menurut proses pembuatannya, DIMM menggunakan sistem DRAM (Dynamic RAM).
    Sistem DRAM ini juga mengalami berbagai perkembangan, antara lain:
  • Synchronous DRAM (SDRAM). Jenis DRAM ini memperbaiki kecepatan akses data yang tersimpan. Modul EDO RAM dapat dibawa ke kecepatan tertinggi 75 MHz, sedangkan SDRAM dapat dibawa ke kecepatan 100 MHz pada sistem yang sama. SDRAM ini juga dapat dikembangkan lebih jauh, diantaranya :
    • PC 100 RAM, yaitu SDRAM yang dikembangkan untuk sistem bus 100 MHz
    • PC 133 RAM, yang merupakan SDRAM untuk sistem bus 133 MHz
    • ECC RAM (Error Checking and Correction RAM), yang merupakan SDRAM untuk kebutuhan server yang memiliki kinerja yang berat. Jenis SDRAM ini dapat mencari kerusakan data pada sel memori yang bersangkutan dan langsung dapat memperbaikinya.
  • Burst EDO RAM (BEDO RAM) adalah jenis EDO yang memiliki kemampuan Bursting, semula dikembangkan untuk menggantikan SDRAM, tetapi karena prosesnya yang asinkron dan hanya terbatas sampai 66 MHz, praktis BEDO RAM ditinggalkan.
  • Rambus DRAM (RDRAM) dikembangkan oleh RAMBUS Inc. RDRAM ini memiliki jalur data yang sempit (8 bit) tetapi keinierjanya tidak dapat diungguli oleh DRAM jenis lain karena memiliki Memori Controller yang dipercanggih. Tentunya hanya motherboard yang mendukung RAMBUS saja yang bisa memakai DRAM ini, seperti Motherboard untuk AMD K7 Athlon.
  • SyncLink DRAM (SLDRAM) dibuat karena untuk memakai RDRAM ini harus membayar royalti kepada RAMBUS Inc. Hal ini dirasakan sangat mahal bagi pengembang motherboard. Dengan kecepatan 200 MHz, dan bandwidth maksimum 1600 Mb/sec cukup untuk mengkanvaskan perkembangan RAMBUS DRAM
  • Double Data Rate RAM (DDRAM) dikembangkan karena kebutuhan transmisi data sangat tinggi.

Struktur dan Fungsi Komputer

Struktur dan Fungsi Komputer
Struktur komputer didefinisikan sebagai cara-cara dari tiap komponen saling terkait. Struktur sebuah komputer secara sederhana, dapat digambarkan dalam diagram blok pada Gambar a. Sedangkan fungsi komputer didefinisikan sebagai operasi masing-masing komponen sebagai bagian dari struktur. Adapun fungsi dari masing-masing komponen dalam struktur tersebut adalah sebagai berikut:

 

 
a) Input Device (Alat Masukan)
Adalah perangkat keras komputer yang berfungsi sebagai alat untuk memasukan data atau perintah ke dalam komputer. Input device adalah alat yang digunakan untuk menerima input dari luar sistem, dan dapat berupa signal input atau maintenance input. Di dalam sistem komputer, signal input berupa data yang dimasukkan ke dalam sistem komputer, sedangkan maintenance input berupa program yang digunakan untuk mengolah data yang dimasukkan. Dengan demikian, alat input selain digunakan untuk memasukkan data juga untuk memasukkan program.
Beberapa alat input mempunyai fungsi ganda, yaitu disamping sebagai alat input juga berfungsi sebagai alat output sekaligus. Alat yang demikian disebut sebagai terminal. Terminal dapat dihubungkan ke sistem komputer dengan menggunakan kabel langsung atau lewat alat komunikasi.
Terminal dapat digolongkan menjadi non intelligent terminal, smart terminal, dan intelligent terminal. Non intelligent terminal hanya berfungsi sebagai alat memasukkan input dan penampil output, dan tidak bisa diprogram karena tidak mempunyai alat pemroses. Peralatan seperti ini juga disebut sebagai dumb terminal. Smart terminal mempunyai alat pemroses dan memori di dalamnya sehingga input yang terlanjur dimasukkan dapat dikoreksi kembali. Walaupun demikian, terminal jenis ini tidak dapat diprogram oleh pemakai, kecuali oleh pabrik pembuatnya. Sedangkan intelligent terminal dapat diprogram oleh pemakai.
Peralatan yang hanya berfungsi sebagai alat input dapat digolongkan menjadi alat input langsung dan tidak langsung. Alat input langsung yaitu input yang dimasukkan langsung diproses oleh alat pemroses, sedangkan alat input tidak langsung melalui media tertentu sebelum suatu input diproses oleh alat pemroses.
Alat input langsung dapat berupa papan ketik (keyboard), pointing device (misalnya mouse, touch screen, light pen, digitizer graphics tablet), scanner (misalnya magnetic ink character recognition, optical data reader atau optical character recognition reader), sensor (misalnya digitizing camera), voice recognizer (misalnya microphone). Sedangkan alat input tidak langsung misalnya keypunch yang dilakukan melalui media punched card (kartu plong), key-to-tape yang merekam data ke media berbentuk pita (tape) sebelum diproses oleh alat pemroses, dan key-to-disk yang merekam data ke media magnetic disk (misalnya disket atau harddisk) sebelum diproses lebih lanjut. 


b) Output Device (Alat Keluaran)
Adalah perangkat keras komputer yang berfungsi untuk menampilkan keluaran sebagai hasil pengolahan data. Keluaran dapat berupa hard-copy (ke kertas), soft-copy (ke monitor), ataupun berupa suara.
Output yang dihasilkan dari pemroses dapat digolongkan menjadi empat bentuk, yaitu tulisan (huruf, angka, simbol khusus), image (dalam bentuk grafik atau gambar), suara, dan bentuk lain yang dapat dibaca oleh mesin (machine-readable form). Tiga golongan pertama adalah output yang dapat digunakan langsung oleh manusia, sedangkan golongan terakhir biasanya digunakan sebagai input untuk proses selanjutnya dari komputer. Peralatan output dapat berupa:
Hard-copy device, yaitu alat yang digunakan untuk mencetak tulisan dan image pada media keras seperti kertas atau film.